Arsip untuk Mei 2010
Bakarlah!
Bakar… bakarlah…
simbol-simbol penindasan
lambang-lambang perusakan
janji-janji penuh dusta
prasasti-prasasti penuh tipu daya
Bakar…bakarlah…
kereta-kereta kesombongan
singgasana keangkuhan
istana-istana rapuh tanpa cahaya kepedulian
Maka bangkitlah
Bangkitlah kalian wahai pemuda
majulah kalian wahai anak-anak yang tertindas
angkat kepalan tangan kalian
Bakar… bakarlah…
Tunggulah!
Pedang yang tumpul tidak dapat memenggal musuh
Perisai yang rusak tidak dapat mengahalau serangan lawan
Naluri yang terlampau tajam dapat membodohi diri
keyakinan yang terlalu kuat dapat menyesatkan jiwa
ketika pedang tidak dipertajam dengan keimanan
ketika perisai tidak diperkuat dengan kesabaran
ketika naluri bergerak tanpa kerendahan hati
Ketika keyakinan dihimpit dengan kesombongan akal
Maka tunggulah…
Tunggulah kehancuranmu…
Membuka Mata…
Bertumpuk-tumpuk kebobrokan
tak ada yang melihat
tak ada yang sadar
cahaya kebenaran ditutupi gelapnya dusta
kaum terlaknat bersorak sorai
dunia fana menipu jiwa
terperosok dalam gulita
Segelintir manusia maju berperang
mengharap kemenangan, kejayaan, keabadian
Menyerukan semangat perjuangan
Membangkitkan gelora, meruntuhkan angkara
Mengobarkan api
Menuju persatuan!
Seruan Indah…
Kepada kalian yang terkatung-katung dalam keraguan
Apakah dunia begitu mudah melenakan?
Kepada kalian yang hatinya gundah gelisah
Tidakkah panggilan Allah melantun indah?
Bangkit! Dan songsonglah surga!
Pintunya kini berhiaskan pedang dan panasnya timah!
Dari fana sesaat… menuju keabadian!
Allahu Akbar!
(Speech dalam Nasyid Generasi Harapan, Izzatul Islam)